Tips Bersepeda saat Bulan Ramadhan

Bulan ramadhan (puasa) adalah bulan yang penuh berkah. Umat muslim di seluruh dunia berlomba-lomba memperbanyak amalan, seperti: ibadah di masjid, sholat tarawih, membaca Al-Qur’an dan Hadits, dan perbanyak infaq dan shodaqoh. Buat teman-teman yang suka bersepeda, perlu penyesuaian fisik dan waktu bersepeda selama puasa. Harapannya, puasa ramadhan dan amalannya tidak terganggu, tapi tubuh tetap sehat untuk menjalani segala aktifitas di bulan ramadhan.

Dari beberapa obrolan goweser menyarankan waktu yang tepat untuk bersepeda yaitu sore hari. Kenapa sore hari? Sinar matahari di waktu sore tidak terlalu menyengat dan dekat dengan waktu berbuka puasa. Kedua, Hitung estimasi bersepeda anda di luar bulan puasa. Rata-rata bersepeda dari rumah ke kantor: 10-15 km dengan catatan waktu: 45 menit. Di bulan puasa ini cobalah kurangi aktifitas bersepeda dengan jarak: 8-10 km, dimulai pukul 16:00 dengan kayuhan yang ringan: 15-17 km/jam.

Selain itu masih ada beberapa lagi tips bersepeda sehat di bulan ramadhan, tips apa sajakah itu? Mari kita simak urutan selengkapnya:
1. Cek dan Ricek Kondisi Sepeda
Hal ini merupakan ‘menu wajib’ gowes didalam maupun diluar buan puasa. Jangan sampai ban kempes atau rantai putus di tengah jalan dan terpaksa harus di dorong sampai rumah, sungguh melelahkan bukan? Bawa serta pula perlengkapan dan tool bersepeda dalam tas Anda, sebagai Antisipasi terjadi hal tersebut, meski ketika berangkat kondisi sepeda sudah dipastikan ‘sehat’. Tak salah juga Sobat tetap berbekal air minum dan makanan kecil, sebagai antisipasi ketika waktu buka puasa tiba sementara Sobat masih dalam perjalanan.

2. Menggeser Waktu Bersepeda
Rata-rata kita menjalani aktivitas gowes pada pagi hari, selama bulan puasa kita bisa menggeser waktu gowes tersebut, misalnya sekitar pukul 15.30-17.00. Hal ini bertujuan menghindarkan kita dari kelelahan atau dehidrasi karena teriknya matahari . Beberapa rekan menganjurkan jarak tempuh maksimal sejauh 8-15 km, dengan waktu tempuh 45-90 menit. So, lakukan dengan santai. Kecepatan cukup sekitar 10-15 km/jam. Bersepeda pada Sabtu atau Minggu bisa sudah cukup untuk menjaga kebugaran.

3. Atur Ritme Gowes sesuai Kondisi Tubuh
Gowes secara bersama, kelompok, atau dengan seorang teman tentu akan lebih mengasyikkan, namun ingatlah untuk menjaga kecepatan, waktu tempuh dan jarak sesuai kemampuan tubuh Anda sendiri. Biasanya kita akan tergoda saat ada teman memacu sepedanya sedikit kencang, atau tanjakan yang menantang untuk ditaklukkan atau saat ada turunan yang menggoda kita tuk gowes sekencang-kencangnya. Sekali lagi ingat, kondisi vitalitas orang yang sedang berpuasa tentu berbeda. Dan, janganlah sungkan untuk beristirahat ketika tubuh Anda merasa lelah.

4. Rencanakan Rute Gowes dengan Matang
Tentukan Rute bersepeda dengan lebih matang, karena bersepeda tanpa tujuan hanya akan menghabiskan waktu dan tenaga. Usahakan untuk menghindari rute-rute yang kurang ‘sehat’ seperti daerah macet, daerah dengan kadar polusi tinggi. Dan sebaliknya, pilih rute dengan kondisi yang hijau, Asri dan udaranya relatif sehat.

5. Alokasikan Waktu Lebih
Untuk mengakomodasi waktu yang molor karena gowes santai, alokasikan waktu yang sedikit lebih lama. 

6. Gowes Bareng Lebih Seru
Usahakan untuk gowes dalam format berkelompok, tentunya ini akan lebih seru dan memotivasi, bisa jadi lelah yang sebenarnya mendera justru tertutupi karena ‘riung’ gowes bersama rekan. Bisa juga disisipkan acara sesuai kondisi Ramadhan, misal ‘gowes bareng-buka puasa bareng’, seru kan?

7. Sahur dan Berbuka dengan Menu Bergizi
Sudah pernah kami ulas pada posting sebelumnya, bahwa aktivitas bersepeda peru ditunjang kondisi tubuh yang prima, hal ini ditunjang oleh asupan dan pola makan kita. Sejatinya, pada bulan Ramadhan, soal makan, kita hanya menggeser waktu ‘sarapan’ dan –mungkin- makan siang. So, karena betapa pentingnya ‘sarapan’ maka jangan lewatkan waktu sahur Sobat dengan menu yang bergizi. Hal ini juga berlaku untuk menu berbuka. Dr. Hembing menambahkan bahwa di kala puasa akan lebih baik menambah konsumsi madu saat sahur.

Well, tips bersepeda sehat saat bulan ramadhan ini kami harapkan akan sangat membantu Sobat semua tetap semangat, tetap sehat dan tak mengurangi kekhusu’an ibadah selama Ramadhan. Saya pribadi mengucapkan Mohon Maaf Lahir dan Bathin apabila ada beberapa posting kami yang kurang berkenan. Mari kita masuki ‘bulan yang suci-Ramadhan’ dengan Hati yang bersih dan niat kuat untuk meningkatkan kualitas diri, Aaaaamiiin
0 Komentar untuk "Tips Bersepeda saat Bulan Ramadhan"

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Copyright © 2014 Info Update - All Rights Reserved
Template By Catatan Info